Sabtu, 16 Januari 2016

Muhasabah Diri Lagi Yuk!!


Bulan mampu bersinar karena ada cahaya mentari untuk dipantulkan kembali. Wahai diri, kini kau merasa tak dipedulikan. Karena mungkin masih ada perasaan tak acuh terhadap sesama pada dirimu. Mulai Pekalah sedikit.

Rasulullah, akhlak dan pribadinya adalah teladan, Allah teramat mencintainya. Wahai diri, kini kau berharap Allah mencintaimu, maka mulailah mencintai yang dicintai Allah pula, sebagai suri tauladan kehidupan.

Dunia fana pasti berakhir dan hancur, akhirat itu kekal. Wahai diri, kini kau terlampau sering menunjukkan dunia sebagai tujuan, bersiaplah kau melebur bersamanya. Sebelum itu terjadi, pilihlah kembali ke jalan yang benar, agar kelak kau dapat tempat yang tepat.

Saat menatap langit malam, seperti menatap masa lalu melalui bintang gemintang itu. Wahai diri, Alhamdulillah kini kau mulai memahami dosa-dosa masa lalu, menyesali, mau memperbaiki, ini bukan menatap masa lalu, ini adalah bagian dari menatap masa depan.  Pijakan awal untuk masa depan yang lebih baik.

Wahai diriku. Teruntukmu yang masih berlumur dosa. Teruntukmu dari ketulusan hati yang terdalam.



Tidak ada komentar :

Posting Komentar