Sabtu, 17 September 2016

Selamat Pagi, Ayah!



Selamat Pagi, Ayah
Oleh: Suci Anadila Nurkaromah
 
Derap langkah menjelma nada-nada berirama
Kemudian menghambur dalam peluk kasih
Mendekapku jatuh dalam degup jantungmu
Hingga kuncup pagi tertinggal jejak sejuknya embun
Selamat pagi, Ayah
Ada separuh dunia dalam tegarmu
Maaf tak selalu sedia melepas baju lelahmu
Terlalu larut saat hadirmu mengecup malam
Bersama fajar biar kurengkuh rapuh asamu
Telah belasan kali mentari berevolusi
Menjadi saksi bisu perjalananmu mengawalku
Mencintaiku serupa tentram pada siluet pagi
Kini giliranku memukul telak para penghunus peluhmu
Tetaplah di sampingku arungi fatamorgana dunia
Memintal setiap mimpi berkelambu kasih Ilahi
 Majalengka, 23 Juli 2016
 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar